Pada hari selasa, 18 Maret 2025, SMP Islam Ar-Riyadh dan SMA Hidayatullah Bontang mengadakan kegiatan Bukber Akbar dirangkaikan dengan Bakti Sosial yang berlangsung di lapangan sekolah. Acara ini dihadiri oleh para senior lembaga, beberapa orang tua siswa, perwakilan pengurus komite, guru, dan seluruh santri. Kegiatan ini bukan hanya untuk berbuka puasa bersama, tetapi juga sebagai sarana memperkuat tali silaturahmi antara berbagai pihak yang berperan dalam mendukung kemajuan sekolah dan pendidikan santri.
Kegiatan ini, mengangkat tema “Ramadhan Menyatukan, Silaturahmi Menguatkan,” dengan tujuan utama untuk mempererat hubungan antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat. Dalam acara buka puasa bersama, seluruh peserta berkumpul untuk berbagi kebersamaan setelah seharian berpuasa, menciptakan suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan. Dengan tema tersebut, diharapkan hubungan yang terjalin bisa lebih solid, saling mendukung, dan memberi dampak positif bagi perkembangan santri dan sekolah secara keseluruhan.
Lebih dari sekadar acara serimonial, kegiatan ini juga membawa pesan penting tentang kepedulian sosial yang tinggi, yang tercermin dalam rangkaian kegiatan bakti sosial. Pada kesempatan ini, para peserta terlibat dalam memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan, seperti pembagian sembako kepada keluarga kurang mampu di sekitar sekolah. Kegiatan bakti sosial ini menjadi bagian dari proses pembelajaran bagi para siswa tentang pentingnya berbagi kepada sesama. Dengan berbagi, mereka belajar untuk menghargai dan memanfaatkan apa yang mereka miliki untuk kebaikan bersama. Selain itu, santri juga mendapatkan pelajaran tentang tanggung jawab sosial dan pentingnya bersikap empati terhadap orang lain, yang merupakan nilai penting dalam kehidupan sehari-hari.
Secara keseluruhan, acara Bukber Akbar dan Bakti Sosial ini sebagai landasan utama dalam memperkuat hubungan antar civitas akademika dan masyarakat sekitar. Dengan melibatkan berbagai pihak dan mengutamakan kepedulian sosial, kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi tradisi yang memberikan manfaat yang lebih besar bagi sekolah dan masyarakat sekitar, serta menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga peka terhadap lingkungan sosialnya.
Penulis: Abu Razin